√Tunda Kontrol HSP (Henoch Schonlein Purpura) di Bulan April 2023
Header catatantirta.com

Tunda Kontrol HSP (Henoch Schonlein Purpura) di Bulan April 2023

Bismillah,
Alhamdulillah kondisi adik setelah pertemuan ke depalan dengan dokter spesialis alergi dan imunologi anak stabil dan baik. Obat rutin yang harus dikonsumsi adik setiap hari kami beli di apotek dekat rumah.
Masya Allah, Alhamdulillah.
Allah SWT mudahkan kami mendapatkan Cetirizen 5ml dan vitamin D3 1000 IU. Harga yang kami dapat pun masih bisa kami jangkau.

Saat bulan Maret bertemu dokter, adik juga sekalian cek urine lengkap. Ini pemeriksaan urine adik yang kedua.
Alhamdulillah, hasil pengecekan urine adik bagus. Tidak ada bakteri atau virus yang berbahaya. Hanya saja adik diminta lebih banyak minum air putih karena kondisi urine nya lebih kuning dari normal. Sebenarnya warna urine adik tersebut disebabkan karena itu adalah urine saat adik baru bangun tidur. Jadi masih terbilang wajar dan normal. Dokter pun mengatakan demikian. Secara keseluruhan, intinya kondisi adik baik.

Pemeriksaan rutin lanjutan adik di bulan April jatuh pada tanggal 13 April 2023. Kebetulan saat itu sudah memasuki bulan suci Ramadan. Awalnya, saya berniat tetap berangkat ke rumah sakit untuk kontrol rutin. Tapi ternyata kondisi menentukan lain.

Selama Ramadan, sulung kami pulang sekolah pukul 11.30 wib. Biasanya ketika jadwal kontrol HSP, sulung akan berada di rumah bersama neneknya. Namun, hari itu nenek sudah tidak ada di rumah. Nenek pulang kampung lebih awal di tanggal 7 April 2023. Dengan kepulangan nenek tersebut otomatis tidak ada orang yang menemani sulung di rumah apabila saya pergi ke rumah sakit bersama adik. Ketila saya berbicara tentang jadwal kontrol adik, sulung menyatakan tidak mau di rumah sendirian. Jadilah kami yakin untuk tidak bertemu dengan dokter Isman.

Awalnya kami sempat berpikir untuk mengajak sulung menemani adiknya ke rumah untik kontrol rutin. Namun akhirnya kami batalkan. 
Alhamdulillah sejauh ini keadaan adik sangat baik. Adik mulai meningkat nafsu makannya. Adik juga senang makan cemilan seperti roti dan bolu. Hal ini membuat kami tanpa ragu memutuskan untuk tidak datang kontrol ke dokter spesialis.

Dosis terakhir yang dianjurkan oleh dokter untuk sulung untuk Cetirizen adalah 3ml sekali minum sehari sekali. Alhamduliialiah dosisnya terus menurun. Sedangkan untuk vitamin D3 1000 IU pun masih satu kali sehari. 

Melihat kondisi adik yang baik dengan dosis obat yang sama dan sulung yang tidak mugkin ditinggal sendirian di rumah, akhirnya adik pun tidak bertemu dokter Isman di bulan April 2023.
Semoga sehat terus ya adik.
Aamiiin

Posting Komentar

Terima kasih sudah main ke Catatan Tirta