√Novel Serial Bumi (13 Buku Petualangan di Dunia Paralel)
Header catatantirta.com

Novel Serial Bumi (13 Buku Petualangan di Dunia Paralel)

Bismillah




Penulis                   : TereLiye
Tahun terbit          : 2014 sampai 2022
Penerbit                 : -PT. Gramedia Pustaka Utama
                                   -Sabak Grip Nusantara
Jumlah halaman   : < 400 halaman
Harga                      : Mulai dari Rp.65.000
Genre                      : Fiksi Remaja

Novel Serial BUMI adalah karya penulis lokal bernama Darwis a.k.a Tere Liye. Serial BUMI merupakan cerita fiksi yang sejatinya masuk kategori novel remaja. Namun, banyak juga pembaca dari kalangan dewasa yang ikut menikmatinya.

Novel pertama dari serial BUMI berjudul Bumi yang terbit di tahun 2014. Satu demi satu buku lahir saling terhubung hingga novel paling baru yaitu buku ke-13 berjudul SagaraS terbit di tahun 2022.

Novel fiksi ini bercerita tentang kehidupan di dunia paralel.

Apa itu dunia paralel?

Dunia paralel digambarkan bahwa Bumi yang menjadi dunia tempat kita tinggal ini tidak sendirian. Ada dunia lain yang juga menjadi rumah dari makhluk hidup lain. Dunia yang bekerja beriringan namun tidak saling bersinggungan. Ibarat sepeti beberapa lapangan bulutangkis dalam satu gedunh dimana para pemainnya berlomba di lapangan masing-masing secara bersamaan, menghadapi lawannya masing-masing dan tidak saling mempengaruhi. Semua berjalan di tempat yang berbeda meski aktifitasnya sama.

Tere Liye menceritakan bahwa dunia paralel berisi banyak Klan. Klan ini adalah istilah yang digunakan untuk menyebut dunia atau daerah tempat tinggal. Setiap Klan memiliki peradaban yang berbeda. Ada Klan yang sangat kuno hingga Klan yang memiliki peradaban paling modern dengan teknologi super canggih. Bentang alam setiap Klan pun berbeda. Mulai dari gurun, padang sabana, hutan alami dengan binatang yang sangat menakjubkan, pegunungan bersalju, hingga danau-danau yang beraneka rupa. Penduduk asli setiap Klan pun tak sama. Masing-masing memiliki karakteristik yang menjadi ciri khas bangsa mereka. Bahkan penduduk setiap Klan memiliki kekuatan yang berbeda juga. Kekuatan fisik yang bisa mengeluarkan pukulan berdentum, menghasilkan listrik ribuan volt, mengubah udara menjadi salju, dan masih banyak lagi kemampuan yang tak terduga.

Tokoh utama novel remaja ini adalah tiga remaja SMA bernama Raib, Seli, dan Ali. Mereka mengetahui dunia paralel tanpa sengaja saat terjadi sebuah kecelakaan di sekolah. Dari sanalah petualangan mereka dimulai. Menjelajahi banyak Klan melalui lorong berpindah atau portal yang menjadi jembatan penghubung antar Klan. Petualangan tiga sahabat ke berbagai Klan menemukan banyak hal baru. Mereka bertemu banyak orang. Ada yang baik dan juga jahat. Ya, dunia ini selalu ada yang positif dan negatif. Semua itu ada sebagai bagian dari keseimbangan dunia. Raib, Seli, dan Ali juga belajar bermacam teknologi. Dari yang sederhana hingga teknologi super canggih.

Novel serial BUMI ini memilki banyak keunikan.
1. Judul novel yang dipakai sebagian diambil dari nama-nama tatasurya. Bumi, Bulan, Matahari, dan Bintang.
2. Latar yang dipakai adalah tempat-tempat nyata yang ada di seluruh penjuru dunia. Bahkan berbagai daerah di Indonesia menjadi setting dalam serial novel ini. Namun, penulisan nama tempat tidak sama secara suaunan kata. Ada perbedaan seperti Borobudur ditulis dengan Bor-O-Bdur.
3. Ilmu pengetahuan
Tere Liye selalu membawa ilmu pengetahuan dalam novelnya. Bukan hanya soal sains dna teknologi, tetapi juga adat dan budaya sebuah bangsa.
4. Nasihat baik
Setiap buku menghadirkan konflik yang menarik dimana selalu ada pembelajaran berharga yang bisa dipetik. Hal ini sangat baik sebab para pembaca khususnya remaja bisa belajar dan mengambil hikmah dari konflik yang ada.
5. Prinsip hidup
Setiap tokoh yang disajikan dalam novel ini membawa karakter yang berbeda. Mereka semua menjadi gambaran bahwa tiap orang berbeda. Tiap orang berhak menjadi dirinya sendiri dengan prinsip yang menjadi pegangan hidup.

Urutan membaca Serial BUMI:
Bumi -> Bulan -> Matahari -> Bintang -> Ceros dan Batozar -> Komet -> Komet Minor -> Selena    -> Nebula -> Lumpu -> Si Putih -> Bibi Gill -> SagaraS.

Nah, buat teman-teman yang anandanya usia 15 tahun ke atas, sudah cocok nih baca serial BUMI.
Selain buku fisik, novel Tere Liye ini juga bisa dibaca di aplikasi Play Books.

Sedikit saran dari saya, kalau mau beli bukunya selain di Gramedia, bisa langsung saja ke toko online atau marketplace official dari Tere Liye supaya dapat buku asli bukan bajakan. Bahkan bisa bonus tandatangan dari penulisnya.


Selamat membaca dan berpetualang di dunia paralel.

Note :
Salah satu marketplace resmi TereLiye : 

Posting Komentar

Terima kasih sudah main ke Catatan Tirta