√Serunya Rabaku di Rumlit IP Bekasi
Header catatantirta.com

Serunya Rabaku di Rumlit IP Bekasi

 Bismillah,



Kali ini mau mendokumentasikan kegiatan di Rumbel Literasi Bekasi. Rumbel Literasi atau yang disingkat Rumlit ini adalah salah satu rumah belajar seputar literasi yang ada di IP Bekasi. Bukan hanya tentang membaca buku, tetapi Rumlit punya banyak kegiatan seperti reviuw buku, ulasan film, mengenal kata baku, dan bincang santai. Semua kegiatan tersebut sudah terjadwal dengan rapi.

Sebagai anggota Rumlit yang jarang aktif, saya lebih sering menyimak aktifitas di whatsapp grup. Sesekali membalas salam dan sedikit berkomentar. Namun, ada satu agenda yang selalu menarik perhatian saya yaitu tentang kata baku. Setiap hari rabu ada agenda Rabaku yang membahas kata baku berdasarkan PUEBI atau Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia. Awalnya PUEBI ini dikenal dengan nama KBBI atau Kaidah Baku Bahasa Indonesia. Kemudian mengalami penyempirnaan sehingga diganti dengan PUEBI.

Kata baku menjadi pembahasan yang menarik sebab banyak sekali kata yang sering digunakan dalam kehidupan sehari-hari namun ternyata salah atau tidak sesuai dengan  kaidah atau aturan yang berlaku. Kata yang menjadi sumber komunikasi baik lisan maupun tulisan banyak mengalami pergeseran. Ketika sebuah kata dituliskan dengan susunan huruf yang tidak tepat, maka artinya pun akan berbeda. Begitupula pengucapan yang salah, maka berbeda pula maknanya. Sayangnya, buah dari kebiasaan yanh sudah mendarah daging menjadikan sesuatu yang salah menjadi hal yang lumrah.

Bagi para penulis, salah satu modal utama menghasilkan sebuah karya yang apik adalah menggunakan kata atau bahasa yang sesuai dengan PUEBI. Meski terlihat janggal karena tidak umum  tetapi kata yang tepat menjadikan tulisan lebih menarik dan bermakna. Mempelajari kata baku sesuai kaidah PUEBI harus dipaksakan agar terbiasa.



Nah, agenda rutin Rabaku di Rumlit Bekasi menyajikan pengenalan kata baku dan tidak baku dengan cara yang menyenangkan. Tim Rumlit membuat kuis atau tebak-tebakan kata. Para anggota Rumlit diminta ikut aktif menjawab kuis agar menambah kosakata baku yang sering tertukar dengan kata tidak baku. Seringkali kami menemukan kata yang sudah umum dipakai yang ternyata adalah kata tidak baku. Awalnya ternganga, sebab terasa janggal di mata dan pengucapan. Namun, setelah mengenal satu demi satu kata yang benar sesuai Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia kami mulai terbiasa. Perlahan kami coba menggunakannya ketika menulis dan akhirnya berkurang kejanggaalan yang kaminrasakan sebelumnya.

Kembali pada penyampaian materi kata baku di Rumlit Bekasi. Tim dapur seringkali membuat kejutan-kejutan menarik yang membuat kami (saya) ingin terus belajar. Kami termotivasi untuk mengikuti agenda rutin dari Rumlit yaitu Rabaku setiap hari rabu. Pekan ini, tanggal 15 Juni 2022, tim Rumlit mengadakan "Rabaku Mengudara" bersama Kahima Bekasi yaitu Kak Ria. Baru membaca judulnya saja sudah langsung tertarik.

Rabaku Mengudara?

Maksud dari Rabaku Mengudara adalah kami belajar kata-kata baku secara online melalui Zoom Meeting. Sebelumnya setiap Rabaku, kami lakukan secara daring juga di whatsapp grup. Kebetulan, saya bisa mengikuti agenda tersebut sebab waktu yang dijadwalkan tepat ketika saya sudah selesai dengan berbagai pekerjaan rumah.

Sebelum aktif dengan Zoom Meeting, kami melakukan pemanasan terlebih dahulu di whatsapp grup. Sebuah permainan semacam teka-teki silang disajikan dan kami diminta mencari kata baku yang tersimpan di dalamnya. Butuh ketelitian untuk mencari kata baku di puzzle kata tersebut. Selain itu juga perlu penguasaan kosakaya baku yang sesuai dengan kaidah yang ada.

Kami mulai menuliskan kata yang ditemukan. Satu per satu menyampaikan penemuan katanya. Makin seru sebab ada pembatasa waktu yang disediakan sehingga permainan kata baku ini memicu adrenalin kami. Ada sekitar lima kata baku yang terdapat di puzzle kata. Beruntung saya menemukan kata baku tersebut. Meski membutuhkan fokus yang baik, saya mencoba menemukam kata baku sebab saya menyukainya.

Sekitar satu jam berselang, datanglah waktunya Rabaku Mengudara. Masing-masing dari kami bergabung ke Zoom Meeting melalui pranala yang telah dibagikan. Rabaku Mengudara diisi oleh kak Ria yang juga menjabat sebagai Kahima Bekasi. Materi kata baku yang kami pelajari kali ini adslah kata baku serapan dari bahasa Arab.

Sebuah puzzle gambar kembali dibagikan dan kami diminta mencari kata baku yang tepat dalam puzzle tersebut. Kami yang hadir dalam Zoom Meeting langsung penasaran dan berusaha mencari kata baku yang sesuai denga PUEBI. Satu demi satu kata ditemukan. Seru sekali mencari rangkaian huruf dalam kumpulan huruf yang diacak. Saking serunya, kak Ria memberi kejutan hadiah bagi kami yang bisa menemukan kata baku yang disembunyikan

Berhubung waktu Zoom Meeting terbatas, kuis pencarian kata baku dilamjutkan melalui chat di whatsapp grup. Tim Rumlit kembali memnerikan puzzle huruf untuk ditemukan kata bakunya. Tetapi, kali ini menggunakan sebuah aplikasi atau media online lain. Pranala pun dibagikan dan kuis pun dimulai. Saya yang penasaran langsung mengikuti kuis tersebut dengan menekan link yang telah dibagikan.

Mau coba ikutan tantangan kata baku? Bisa klik di sini : Kuis kata baku serapan bahasa Arab



Adrenalin terpacu. Rasa gemas, penasaran, dan juga tingkat fokus diri diuji. Membutuhkan waktu 546 detik bagi saya untuk menemukan semua kata yang ada di kuis tersebut. Waktu yang tergolong lama, tetapi saya bangga bisa menyelesaikannya.

Ada lima orang yang mengikuti kompetisi mencari kata baku. Kelimanya mendapat hadiah. Senang sekali menjadi salah satu dari pemenang di tantangan rumlit kata baku kali ini. Selain mendapat ilmu baru di kata baku, juga mendapat bonus hadiah kejutan.

Terima kasih buat Rumlit Bekasi.


Posting Komentar

Terima kasih sudah main ke Catatan Tirta