√Minyak vs Goreng
Header catatantirta.com

Minyak vs Goreng


Bismillah,

Usia yang semakin bertambah membuat raga sering memberi kode peringatan. Terutama peringatan ketika mengkonsumsi berbagai jenis makanan. Tubuh memberi respon yang lebih nampak, mulai dari penerimaan lambung, efek ke kepala, kulit, bahkan gigi. Peningkatan asam lambung, nyeri dan sakit kepala, kulit gatal, dan juga gigi sensitif. Respon tubuh menjadi peringatan bahwa apa yang masuk ke dalam tubuh kita perlu lebih diperhatikan dan dijaga.

Salah satu sumber atau bahan makanan yang perlu lebih diperhatikan adalah minyak. Minyak mengandung  lemak jenuh yang dapat meningkatkan kadar kolesterol dalam darah. Hal ini bisa menyebabkan penyumbatan pada pembuluh darah dan berimbas pada sakit badan atau pegal-pegal, kesemutan, kram dan juga kesulitan bergerak. Dampak yang lebih serius yaitu bisa menyebabkan struk.

Di usia tiga puluhan, kondisi badan tak sebugar dahulu. Apalagi jika jarang berolah raga, maka tubuh rentan terhadap penumpukan lemak. Tubuh mengalami penurunan daya tahan terhadap berbagai jenis penyakit.

Salah satu solusi untuk menjaga kondisi badan agar tetap sehat bisa dengan menghindari kelebihan kolesterol yaitu dengan mengurangi konsumsi makanan yang mengandung minyak. Bukan menghilangkan atau tidak memakai minyak sama sekali, tetapi mengurangi proses pengolahan makanan yang menggunakan minyak goreng. Bisa juga dengan mengatur menu harian dengan kombinasi yang tepat antara makanan berminyak dan yang tidak berminyak.

Contoh pengolahan makanan tanpa minyak bisa berupa olahan makanan rebusan, kukusan, baka, atau panggang. Tak haru menghindari 100% makanan minyak cukup memberi jeda dan mengurangi mengkonsumsinya. Sebab tak dipungkiri bahwa sebagian besar pengolahan makanan menggunakan minyak goreng karena menghasilkan sensai makanan yang gurih, renyak, dan menggoda selera. Apalagi dengan yang namanya gorengan. Makanan ringan yang biasanya dijadikan cemilan ini sangat cocok dimakan pada suasanan apapun. Terlebih lagi proses pembuatannya mudah dan cepat.

Memulai gaya hidup sehat bisa dimulai dari sekarang. Dengan mengurangi konsumsi makanan berminyak, maka tubuh akan menjadi lebih segar dan dapat beraktifitas lebih semangat. 

Tak perlu anti dengan minyak dan gorengan. Cukup berteman biasa saja, sebab dunia permakanan tidak lepas dari hadirnya mereka.


Posting Komentar

Terima kasih sudah main ke Catatan Tirta