√Balita Anda Sudah Bisa Membaca? Ini Prosesnya
Header catatantirta.com

Balita Anda Sudah Bisa Membaca? Ini Prosesnya


Balita membaca perlu pendampingan ya Bunda
Setiap orangtua tentu bahagian dan bangga ketika anak telah memiliki sebuah kemampuan. Seperti terbayar jerih payah saat mendidik anak hingga mencapai kata "bisa".  Ketika anak telah mampu atau bisa melakukan sesutau, bukan berarti orangtua sudah tuntas pengajarannya. Justru perlu tindak lanjut dari apa yang telah dimiliki oleh anak. Memberi arahan dan pengawasan lebih agar apa yang telah mampu dilakukan anak menjadi modal kebaikan dalam aktifitasnya.

Salah satu target orangtua ketika memiliki anak balita yaitu mengajarkan tentang huruf sampai bisa membaca. Membaca menjadi salah satu kemampuan yang sudah wajib dikuasai setiap seorang. Dengan membaca, maka banyak ilmu yang mudah dipelajari. Membaca tidak hanya identik dengan buku. Banyak tempat yang bisa dijadikan media tulisan agar bisa dibaca siapa saja. Misalnya saja dinding, poster, banner, iklan, dan lain sebagainya. Semua terlampir denga barisan tulisan sebagai penjelas dari sebuah makna. Maka dari itu membaca menjadi modal agar tidak tersesat.

Salah satu aktifitas harian yang saya berikan pada anak memang membaca. Dimulai dari pengenalan huruf yang sudah saya lakukan sejak anak bisa berbicara. Melalui aktifitas bermain sambil belajar, saya mengajaknya untuk berkenalan dengan huruf latin. Media yang saya gunakan yaitu lagu ABC versi Indonesia, games edukasi, puzzle kayu, magnet kulkas, buku bergambar dan benda-benda yang ada di sekitar kami.

Saya tidak memiliki target khusus kapan anak harus bisa membaca. Tujuan awal mengenalkan huruf  yaitu sebagai bimbingan untuk menyemai fitrah belajar, tour talent, dan mengasah kemampuan wicara untuknya. Setiap melakukan kegiaatan bermain huruf dilakukan dengan gembira dan tanpa paksaan. Anak tetap merasa nyaman dengan apa yang dia lakukan. Jika bosan pun bisa memberi permainan lain yang masih mengandung unsur edukasi.

Ketika usia anak saya menginjak tiga tahun,  dia sudah menghapal huruf latin dan telah memasuki tahap membaca. Dimulai dari rangkaian dua huruf, tiga huruf, hingga sebuah kalimat. Atas kemauannya sendiri, dia senang membaca apapun yang dilihatnya. Dari spanduk warung Lamongan, nama toko, kios bubur ayam, sampai buku cerita bergambar menjadi kegemarannya. Ada kesenangan terpancar dari wajah mungilnya setiap kali menemukan tulisan. Dia merasa senang karena tahu apa yang tertulis.

Seiring berjalannya waktu, kemampuan membacanya makin terasah. Namun ada hal yang perlu diimbangi dari kemampuan membaca yan telah dimilikinya. Saya harus lebih berhati-hati ketika ada tulisan yang tidak pantas. Dia sudah bisa membaca tulisan yang mengiringi tayangan atau iklan yang ada di televisi. Pernah suatu hari dia membaca judul sebuah berita kriminal yang belum tepat untuk dibaca oleh anak seusianya. Saat itu tertulis "Ayah kandung membunuh anaknya". Muncul bermacam pertanyaan dari apa yang telah dia baca. Saya berusaha memberi penjelasan yang dapat diterima olehnya. Semenjak kejadian itu, saya lebih memilih untuk tidak menonton berita di televisi yang memang lebih banyak menanpilkan berita-berita kriminal daripada berita lain.

Kenaikan kemampuan membacanya meningkat dan sudah sampai pada tahap membaca tulisan berjalan yang ada di bagian bawah televisi atau yang sering disebut rolling text. Terkadang membaca kalimat yang merupakan subtitle dari tayangan berbahasa asing. Pengawasan atas kemampuannya membaca menjadi tugas saya setelah dia semakin lancar membaca. Meskipun tulisan yang dibaca olehnya belum bermakna, dalam artian masih belum dipahami arti dari tulisan tersebut, saya tetap terus mendampinginya ketika membaca.

Perkembangan kemampuan anak tentu menciptakan bangga di hati setiap orangtua. Namun perlu diingat bahwa harus ada tindak lanjut dari meningkatnya kemampuan anak. Salah satunya yaitu dengan terus memberi arahan dan pengawasan agar anak tetap pada jalur yang benar. Beri pemahaman agar apa yang telah dimilikinya menjadi lebih bermanfaat untuk dirinya dan juga orang -orang di sekitarnya.

Salam membaca.



#RuangMenulis
#MembacaSeru
#Odopfor99days22Maret2018

Posting Komentar

Terima kasih sudah main ke Catatan Tirta