√Tak Ada Play Ground, Kotak Amal Pun Jadi
Header catatantirta.com

Tak Ada Play Ground, Kotak Amal Pun Jadi


Play Ground Kotak Amal
Beginilah polah bermain anak. Ada saja ide kreatif yang muncul dan dituangkan secara spontan. Membuat sesuatu yang tidak mungkin menjadi mungkin. Memanfaatkan segala benda yang ada disekitar mereka.

Saat mentari sudah beranjak, menumpahkan hangat ke bumi, mereka tengah asyik bercengkrama. Disela - sela menunggu giliran mengaji, ada saja permaninan yang menciptakan sensasi. Mulai dari berlari, melompat, bersembunyi hingga bergandengan membentuk gerbong - gerbong kereta api. Semua saling berbaur tanpa gengsi. Ya, itulah anak - anak, mudah sekali beradaptasi.

Entah siapa yang mengawali atraksi ini. Satu demi satu dari mereka berjongkong dan membungkuk. Berbaris ke belakang dengan rapi. Mereka mulai merangkak, menyusuri celah sebuah kotak dengan penyangga yang cukup tinggi. Cukup untuk tubuh mereka yang masih mungil dan berisi.

"Ayo masuk, kamu duluan. Semua mengantri di belakang. Gantian, jangan buru - buru, ya," Teriak salah satu dari mereka penuh semangat.

Permainan pun dimulai. Dengan posisi merangkak layaknya adik bayi, mereka menerobos di bawah kotak amal dengan hati - hati. Sorak sorai terdengar setiap kali berhasil menaklukan tantangan ini. Seru, itu penampakkan dari ekspresi setiap anak. Mereka asyik merangkak, tanpa peduli lutut kaki yang berbenturan dengan lantai. Semua gembira dan terus mengulangi aksi ini.

Layaknya bermain di arena play ground, mereka berlari - lari kecil. Sesekali terjadi aksi dorong mendorong, namun diselingi gelak canda yang menggema. Sebuah kotak amal disulap menjadi media bermain yang menyenangkan. Menciptakan suka cita dan kegembiraan. Sungguh pemandangan yang sangat menyenangkan.
Imajinasi luar biasa


Wahai para penerus negeri, teruslah menciptakan kreasi. Dengan semua daya imajinasi dan inovasi yang ada. Luapkan, tumpahkan tanpa beban.

Kalian para generasi mumpuni, majulah, melangkah penuh ambisi. Ambisi mengejar mimpi. Meraih bahagia untuk diri dan bumi.

Selamat bersenang - senang.


Posting Komentar

Terima kasih sudah main ke Catatan Tirta