√Pensil Tanpa Goresan
Header catatantirta.com

Pensil Tanpa Goresan

Pensil Kaca
Alhamdulillah anak gadis sudah senang coret - coret sejak usia 2 tahun. Mampu memegang alat tulis dengan cukup baik. Senang dengan kertas dan buku tulis.
.
.
Ketika sudah pandai memegang pensil, dia mulai senang dengan aktifitas mewarnai. Berawal dari pensil warna, hasil arsirannya di kertas gambar mengalami kemajuan yang pesat. Dari benang kusut perlahan menjadi cukup rapi dan merata. Disini saya melihat ada potensi bakat yang harus digali. Tentu saja saya tidak ingin melewatkannya begitu saja.
.
Saya mulai memberinya buku mewarnai dengan aneka bentuk. Mulai dari buah - buahan, sayuran, aneka binatang darat, air, juga udara. Semuanya membuat si gadis makin bersemangat. Kemampuan mewarnainya juga semakin halus, merata dan teratur.
.
.
Kemudian saya mengenalkan krayon warna padanya. Memintanya untuk menuangkannya di media gambar. Saya juga memberinya beberapa contoh proses mewarnai dengan krayon melalui beberala video. Saya memintanya untuk melihat cara mewarnai dengan menggunakan krayon. 
Semangat si gadis terus membara. Setiap kali ada kesempatan, ia pasti meminta krayon dan buku mewarnai. Bahkan ini membuat si ayah ikut berpartisipasi. Membelikan jenis krayon yang lebih baik dari sebelumnya dan memberinya award selepas mewarnai dengan baik.
.
.
Perlahan dan terus belajar, si gadis mulai senang mewarnai dengan krayon. Hasil yang diperoleh lebih jelas dan menarik. Antusiasnya sangat bagus ketika menutup kertas putih dengan berbagai warna. 
Berhubung saya dan suami minim ilmu terkait seluk beluk dunia seni rupa, maka saya mencarikan wadah yang cocok untuk si gadis. Melalui seorang teman, saya mendapatkan informasi kelas menggambar dan mewarnai. Saya pun mengikutsertakan si gadis pada kelas tersebut. Alhamdulillah dia menyambutnya dengan suka cita.
.
.
Meskipun gemar mewarnai, anak gadis ini masih enggan untuk menulis loh. Ini menjadi tugas yang lumayan sulit. Jari tangannya lebih memilih untuk mewarnai daripada membuat satu garis. Satu garis bergelombang pun tidak berhasil dibuat walau dengan iming - iming hadiah. Ah, sungguh si gadis membuat saya gemas. Butuh tenaga ekstra dan usus yang panjang untuk menghasilkan sebuah garis. Sungguh saangat menggemaskan.
.
.
Salah satu finishing ketika mewarnai adalah menggaris ulang atau menebalkan garis dari bentuk yang baru saja diwarnai. Nah, disinilah i gadis mengalami kesulitan. Awalnya selalu minta dibantu. Namun makin kesini mulai mencoba melakukannya sendiri. Meski hasilnya masih kacau, tetapi saya cukup senang dia mau melakukannya sendiri tanpa meminta bantuan.
.
God Job, Girl.
.
.
Liburan kita belajar membuat huruf, yuk.
.
.
#AyoMenulis
#BelajarMeyenangkan
#RuangMenulis
#WritingTresnoJalaranSokoKulino




Posting Komentar

Terima kasih sudah main ke Catatan Tirta